Change Language

Search

4 Jan 2013

Tutorial Latihan Telekinesis 1

Menggerakkan Pendulum dengan Telekinesis

Selamat bagi Anda yang telah melewati latihan telekinesis tahap demi tahap! Kini sudah saatnya Anda berlatih telekinesis yang sesungguhnya. Latihan-latihan telekinesis ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis sendiri.

Sekedar mengingatkan saja bahwa ada 4 faktor yang penting dalam melakukan telekinesis yaitu; 
  1. Konsentrasi
  2. Ketenangan 
  3. Kesabaran
  4. Keikhlasan
Apabila Anda serius dalam berlatih, InsyaAllah Anda akan mendapatkan suatu pengalaman yang luar biasa, sekaligus membuktikan bahwa yang telekinesis yang ditulis dalam blog ini bukan bualan semata.

Saatnya Pembuktian Telekinesis!



Latihan Telekinesis 1 ini memerlukan pemberat dan tali. Cincin dan Benang Jahit mungkin benda yang cocok untuk Anda (soalnya penulis tahu, Anda ga mau repot2 cari kan? apalagi beli! he..he..)
Latihan telekinesis menggunakan cincin (tanpa batu hiasan dan bulat sempurna) ini tepat digunakan untuk pemula, karena benda tak terlalu berat. Bila Anda telah berhasil melakukan latihan telekinesis ini, anda bisa menggantinya dengan benda yang lebih berat. Semoga berhasil!

Tutorial Telekinesis 1

Duduk dengan tenang dan nyaman dan gantungkan cincin tersebut dengan tali di depan anda. Tetapi jangan sampai nafas anda mempengaruhinya.

Biarkan pikiran Anda untuk menjadi satu dengan cincin. Cara pertama, gunakan kemampuan visualisasi dari pikiran seolah-olah cincin tersebut bergerak secara terus menerus. Cara kedua, rasakan energi cincin itu dan padukan dengan energi pikiran anda dan gerakkan dengan energi pikiran anda.

Tutorial latihan telekinesis ini hampir sama pada halaman tes telekinesis. Hanya berbeda benda saja. Bila Anda masih kesulitan, mungkin energi pikiran anda belum berkembang. Itu artinya anda masih perlu latihan konsentrasi yang dapat dibaca pada Latihan Konsentrasi. Bila Anda berhasil, silahkan lanjutkan pada Tutorial Latihan Telekinesis 2. Tetaplah berlatih..!

25 komentar:

  1. salam kenal gan. .
    ane aweim, udh lama sih belajar telekinesis. .
    tpi smpe skrang blom bisa" juga. .

    ane cman mw ngajukin pertanyaan gan. .
    dalam latian konsen it mata kita sebaiknya berkedip atau gk gan. . ??
    soalnya ane kalau ngedip konsennya jadi gubyar. .
    tolong jawabannya ya gan. . :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. To: saudara Fadhil.
      Kalau saya, tidak berkedip dan membiarkan mata basah dengan sendiri, biasanya mata semakin kuat menatap setelah keluar air mata.
      Tetapi jangan terlalu dipaksakan kalau memang pedih.

      Hapus
    2. wah, latihan telekinesis jga ya bg? sma dun...

      Hapus
    3. owh. .
      makasih ya gan . .

      Hapus
  2. Salam kenal ...
    Saya Rio ,, saya baru belajar telekinesis dan udah nyelesain tahap2 sebelum'a ..
    skarang sya belajar tahap pertama ... saya sdah fokus dan konsentrasi penuh smpe2 saya belajar dikamar sendiri ..
    Dan saya ngeliat cincin itu jadi ada dua seperti bayangan yang satu kekiri yang satu kekanan nah yang dimaksud itu knapa...??
    Tolong jawaban'a segera
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mas rio,
      Menurut saya, konsentrasi Anda pecah jadi dua. Usahakan tetap jadi satu dan rasakan seolah-olah Anda adalah cincin tersebut. Silahkan coba dulu dan sabar..

      Hapus
  3. Salam kenal ..

    Aku memiliki beberapa pertanyaan tentang tekhnik telekinesis ini. Apa yang menyebabkan cara visualiasi? Katanya membayangkan diri kita menjadi benda itu dan fokus pada itu juga (merasakan ciri2 nya), tetapi apa maksudnya menggerakan dengan energi pikiran karena saya sudah berusaha belum muncul juga kemampuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga.
      Silahkan baca dulu artikel sebelumnya di kategori belajar telekinesis kemudian lanjutkan dalam kategori latihan konsentrasi.

      Hapus
    2. owh begitu ya, terus inti dari latihan konsentrasi 1,2,3 itu maksudnya sama seperti melatih "otot" dari otak begitu? agar bisa menggerakan benda .

      saya kepikiran begitu karena melihat di youtube individu dari individu berbeda2 tingkatan benda yang mereka gerakan , ada yang baru bisa menjatuhkan kertas kecil yang didirikan. Ada juga yang menggerakan kamera dari jauh .

      Hapus
    3. Benar, kekuatan pikiran.

      Hapus
  4. Hai Nama Saya Afpri, Salam kenal Ya... Sekarang Saya Sudah Bisa Menjatuh Kan Pulpen, Mengeser Gulungan Kertas, Tapi Kenapa ya Kok Pada Objeck Yg Besar Susah Dan Cuma Bisa Bergetar. Sekarang Saya Juga Lagi Belajar Pyrokinesis Ada Gk Tips Nya... Temen Saya Sepertinya Berbakat Dalam Hal Pyrokinesis, Sampai Sekarang Ia Bisa Mengatur Suhu Tubuh Dan Bisa Mengendalikan Keringat Nya Ada Tips Gak Supaya Kemampian Kami Bertambah. Trimakasih. ( Kami Dari Binjai)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam Kenal juga Sdr/i Afpri,

      Object besar itu memang lebih susah karena butuh kekuatan yang besar pula. Apabila dipaksa, bisa pingsan.

      Maaf saya tidak menguasai pyrokinesis.

      Anda juga bisa share disini untuk berbagi ilmu asal merujuk pada ilmu pengetahuan. Terima kasih kembali.

      Hapus
  5. Saya sudah bisa menggerakan pendulum dengan putaran cepat, tp blm bisa menggerakan benda, pendulum yg beratnya 350 gram jg bsa saya gerakan berputar dengan Cepat, apa ada Saran untuk saya supaya saya bisa menggerakan benda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan coba menggelindingkan koin, bola plastik, pensil..

      Hapus
    2. dlm hati ane jd mulai serius gan, komen om agus jon luar biasa.
      slm tuk admin :)

      Hapus
    3. Salam untuk Anda juga.

      Memang blog ini adalah blog cara pembuktian. Keseriusan Anda menghasilkan kepuasan..

      Hapus
  6. Hallo...
    Selama saya berkonsentrasi dan fokus... tak lama benda itu agak sedikit bergerak
    apakah itu sudah berhasil atau belum?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih meragukan, coba lagi dengan lebih santai tapi fokus. Hingga benar-benar bergerak.

      Hapus
  7. Admin..saya mau tanya sesuatu...pernahkah admin berhasil dalam melakukan telekinesis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau menurut Anda?
      silahkan baca halaman tanya jawab.

      Hapus
  8. Assallammualaikum wr.wb! Saya mau tanya, bisa nggak cincinnya diganti pake peniti?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikumussalaam Wr.Wb.
      Konsentrasi pada benda yang tajam seperti peniti, dapat menyebabkan rasa nyeri. Sebaiknya yang lingkar dulu saja..

      Hapus
  9. Admin....saya mau tanya. Sebelumnya saya mau bilang terima kasih atas postingan admin! Begini nih ceritanya, kan saya sedang konsentrasi pada tali tas kecil saya (maksudnya cuma mau ngangkat talinya aja) udah lumayan lama deh pokoknya. Terus akhirnya, tali tas itu berhasil keangkat setinggi kurang lebih sejengkal. Melihat itu, akhirnya saya merasa *yeeaaahh!* kegirangan gitu deh. Saking girangnya, saya akhirnya nyoba lagi buat ngangkat tali tas itu, eh tapi gataunya gabisa keangkat sedikitpun. Bergerak aja ngga. Tiba-tiba, saya jadi mikir yang engga-engga dan ketakutan sendiri. Jadi intinya, itu saya yang gerakin atau bukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau hanya sekali berarti kebetulan.. belum pasti.

      Hapus