Change Language

Search

10 Mar 2013

Tips Mengembangkan Energi Telekinesis


Telekinesis akan mudah dilakukan bila kita mampu mengidentifikasi jenis-jenis energi. Semakin banyak energi yang kita kenal, semakin mudah tentunya untuk dipengaruhi.

Nyala api itu panas. Untuk mengetahui bahwa api itu panas kita tidak harus menyentuhnya, tapi cukup mendekatkan tangan kita sehingga akan terasa energi panasnya. Mengapa kita merasakannya? itu karena efek dari energi itu terhadap tubuh kita. Seberapa dekat kita mampu merasakan energi itu? Nah, tergantung kepekaan masing-masing individu.



Apakah kepekaan itu bisa ditingkatkan? ya, kepekaan terhadap sesuatu dapat ditingkatkan dengan latihan.

Kebanyakan orang yang buta dapat menebak teman yang datang, karena dia hafal suara langkah kaki, aroma, perasaan, aura atau sesuatu yang khas lainnya. Kepekaan orang itu berkembang karena memang kondisi dirinya yang tidak dapat melihat, sehingga indera-indera lainnya yang berkembang.

Dalam mengembangkan telekinesis, perasaan kita harus lebih peka. Tidak sekedar api, bau gosong, parfum dan lainnya. Tapi lebih dari itu, kita mampu membedakan energi yang halus. Kita dapat melatihnya dengan merasakan energi dua benda yang sejenis. Contohnya: Buah Jeruk dan Apel

Dekatkan telapak tangan diatas jeruk dan konsentrasi terhadap efek diterima dalam tubuh. Untuk merasakannya butuh waktu lama, minimal 30 menit. setelah yakin apa yang dirasakan, coba ganti dengan buah dan lakukan hal yang sama.

Coba anda bedakan perasaan yang anda terima antara buah jeruk dengan apel. Selanjutnya adalah menutup mata dan meminta seorang teman untuk meletakkan salah satu buah tersebut. Kemudian dekatkan tangan kita, rasakan energinya dan tebaklah jenis buah itu berdasarkan energi yang diterima.

Kegagalan pada latihan pertama itu sudah biasa. tetapi bila dilatih dan dilakukan terus, tentunya akan berbeda. Obyek bisa kita ubah dengan benda lainnya, atau mungkin teman kita sendiri yang menjadi obyeknya. Semoga tulisan ini bermanfaat!
http://tutorialtelekinesis.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar